Bendo
Moraceae
Artocarpus elasticus (pohon bendo) merupakan pohon hutan dataran rendah yang dapat tumbuh setinggi 20–40 meter dengan batang lurus, kulit kayu cokelat keabu-abuan, serta daun besar berbentuk menjari yang membedakannya dari sukun atau nangka. Keunikan pohon ini terletak pada buahnya yang bertekstur keras dan kurang enak sehingga tidak umum dikonsumsi, melainkan lebih berperan penting secara ekologis sebagai habitat pelindung satwa liar. Selain pemanfaatan kayu untuk bahan bangunan sederhana dan getahnya untuk kerajinan tradisional, manfaat utama pohon bendo adalah sebagai tanaman pelindung sumber mata air dan penghijauan, karena tajuknya yang rimbun serta sistem perakarannya yang kuat sangat efektif menyerap dan menyimpan air tanah.